
Nama: Habib Abdul Ajis
Kelas: X MIPA 3
Mapel: Sejarah Indonesia (tugas pertemuan 12 semester 2) Senin,19 April 2021
Tugas tentang tradisi lokal yang mendapat pengaruh dari budaya Islam di provinsi Lampung
KEBUDAYAAN Islam merupakan salah satu budaya yang mempengaruhi berbagai tradisi lokal yang ada di Lampung. Contohnya dalam bidang musik yang penyebarannya mempengaruhi kehidupan masyarakat Lampung. Pada awal berkembangnya musik,di kenal beberapa alat musik seperti rebab,rebana, beduk,dan seruling.
Namun tidak hanya dalam bidang musik saja. Tetapi dalam bidang seni tari juga mendapat pengaruh dari budaya Islam.
Contoh tari yang mendapat pengaruh dari kebudayaan Islam adalah tari cangget,yang banyak digunakan dalam masyarakat suku Lampung yang beradat Pepadun. Sedangkan tari yang serupa tapi banyak digunakan oleh masyarakat suku Lampung yang beradat Saibatin/Peminggir adalah tari nyambai, kedua tari ini masih di gunakan dalam upacara adat (begawi adat) dalam Ulun Lampung.
Ada juga tari tradisional Bedayo TulangBawang,yang menurut Agus Iswanto, peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, dinyatakan: “cerita orang Menggala Tulangbawang sudah ada sejak Lampung yang dulu masih dimasuki pengaruh Hindu-Buddha. Dalam perkembangannya sekarang,tari Bedayo TulangBawang sudah tidak lagi digunakan sebagai tari persembahan dewa dalam upacara adat, tetapi digunakan sebagai tarian ucapan selamat datang, yang artinya ada pergeseran dari seni sakral menjadi seni pertunjukan.
Selain itu, ada juga seni tari-tarian yang juga sangat terkait dengan tradisi, yaitu tari topeng, atau yang banyak disebut orang Lampung adalah drama tari tupping di Kalianda, Lampung Selatan dan pesta sakura/sekura di Lampung Barat. Menurut Wayan Mustika, pesta tarian sakura ini pada awalnya adalah seni ritual, yakni ritual dalam rangka merayakan hari Idulfitri untuk saling bermaaf-maafan dan bersilaturahmi.
Jenis tarian rakyat lainnya yang diperkirakan muncul seiring dengan penyebaran Islam adalah tari Bedana.
Bedana berarti pergaulan. Tari bedana lebih banyak digunakan oleh masyarakat Lampung beradat Saibatin. Pernah terjadi ketika acara pernikahan salah seorang warga, penggunaan kemenyan (dupa) masih berlaku dan dibacakan teks-teks sholawat yang diiringi dengan seperangkat instrumen yang disebut dengan hadrah.
Dalam perkembangannya menarik juga mencermati perjalanan seni musik hadrah yang muncul seiring dengan masuknya Islam di Indonesia.
Itulah sedikit artikel tentang tradisi lokal yang mendapat pengaruh dari budaya Islam di provinsi Lampung.